Berita Terkini

25

Peran Penting Pemilih dalam Memperkuat Demokrasi Indonesia

alimo, 2026 – Pemilih memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan arah perjalanan demokrasi. Melalui hak pilih yang diberikan, masyarakat memiliki kesempatan untuk ikut menentukan pemimpin dan wakil rakyat yang akan membawa aspirasi serta memperjuangkan kepentingan bersama. Pemilu bukan hanya sekadar proses memilih, tetapi merupakan bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Setiap suara pemilih memiliki nilai yang sama dan menjadi bagian penting dalam menentukan kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Sebagai bagian dari demokrasi, pemilih diharapkan tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga memahami informasi mengenai calon peserta pemilu, visi dan misi yang ditawarkan, serta memilih berdasarkan pertimbangan yang rasional dan bertanggung jawab. Pemilih yang cerdas menjadi salah satu kunci terwujudnya pemilu yang berkualitas. Dengan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran politik, masyarakat dapat mencegah praktik politik uang, penyebaran informasi yang tidak benar, serta berbagai bentuk tindakan yang dapat merusak proses demokrasi. Selain memberikan suara pada hari pemungutan suara, peran pemilih juga terlihat melalui keterlibatan masyarakat dalam mengawasi proses demokrasi, mengikuti informasi kepemiluan, serta memberikan masukan terhadap penyelenggaraan pemilu. KPU Kabupaten Yalimo terus mendorong masyarakat untuk menjadi pemilih yang aktif, kritis, dan bertanggung jawab melalui kegiatan pendidikan pemilih berkelanjutan. Edukasi kepemiluan dilakukan melalui berbagai media, termasuk media sosial dan website resmi KPU Kabupaten Yalimo, agar informasi demokrasi dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Baca Juga: KPU Kabupaten Yalimo Ucapkan Selamat Hari Demokrasi Internasional 2026 Demokrasi yang kuat membutuhkan pemilih yang sadar akan hak dan kewajibannya. Oleh karena itu, setiap warga negara memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi melalui partisipasi yang aktif dan bertanggung jawab. “Suara setiap pemilih menentukan masa depan demokrasi. Jadilah pemilih yang cerdas, berintegritas, dan bertanggung jawab.”


Selengkapnya
36

KPU Kabupaten Yalimo Ucapkan Selamat Hari Demokrasi Internasional 2026

Yalimo, 15 September 2026 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Demokrasi Internasional yang diperingati setiap tanggal 15 September. Peringatan Hari Demokrasi Internasional menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai demokrasi, partisipasi publik, serta pentingnya keterlibatan warga negara dalam proses pembangunan demokrasi yang inklusif dan berkeadilan. Melalui tema “Suara Rakyat, Kekuatan Demokrasi”, KPU Kabupaten Yalimo mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat demokrasi dengan berpartisipasi aktif, menghargai perbedaan, serta menggunakan hak dan tanggung jawab sebagai warga negara secara bijak. Demokrasi yang kuat tidak hanya bergantung pada penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan pemilu yang berkualitas dan memperkuat kehidupan demokrasi. KPU Kabupaten Yalimo berkomitmen untuk terus melaksanakan pendidikan pemilih secara berkelanjutan melalui berbagai saluran informasi, termasuk media sosial dan website resmi, guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kepemiluan dan demokrasi. Baca Juga: Mereka yang Tinggal di Pinggiran Waktu Dengan semangat Hari Demokrasi Internasional, KPU Kabupaten Yalimo mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga demokrasi yang berintegritas, terbuka, dan berpihak pada kepentingan rakyat. “Demokrasi yang kuat lahir dari partisipasi rakyat yang aktif, inklusif, dan berkeadilan.”


Selengkapnya
165

KPU Kabupaten Yalimo Mengikuti Pelantikan Sekretaris Jenderal KPU RI Drs. Suryadi, M.Si Secara Daring

Yalimo, 26 Agustus 2026 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo mengikuti rangkaian pelantikan Drs. Suryadi, M.Si sebagai Sekretaris Jenderal KPU Republik Indonesia secara daring pada Rabu, 26 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB ini diikuti oleh jajaran komisioner dan sekretariat KPU Kabupaten Yalimo dari ruang rapat kantor setempat. Pelantikan tersebut merupakan pengukuhan resmi Drs. Suryadi, M.Si dalam amanahnya sebagai Sekretaris Jenderal KPU RI. Sebelumnya, Drs. Suryadi, M.Si diketahui menjabat sebagai Deputi Bidang Administrasi KPU RI sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal KPU RI. Dengan pelantikan ini, beliau resmi mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal definitif untuk memimpin Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia. Kami segenap jajaran KPU Kabupaten Yalimo mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Drs. Suryadi, M.Si atas amanah yang dipercayakan sebagai Sekretaris Jenderal KPU RI. Semoga kepemimpinan beliau membawa kemajuan bagi penyelenggaraan pemilu yang semakin berkualitas di seluruh Indonesia. Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin bersama para anggota KPU RI ini berlangsung khidmat dan lancar. Dalam sambutannya, Ketua KPU RI menekankan pentingnya sinergi antara KPU RI, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota dalam menjalankan setiap program dan kebijakan kelembagaan. Baca Juga : Tiga Pegawai KPU Kabupaten Yalimo Jalani Profiling ASN di BKN Jayapura Kegiatan pelantikan yang diikuti melalui zoom ini dihadiri oleh  komisioner,  sekretaris, serta pejabat struktural di lingkungan KPU Kabupaten Yalimo. Dengan berakhirnya acara pelantikan pada pukul 13.00 WIB, seluruh jajaran KPU Kabupaten Yalimo kembali berkomitmen untuk mendukung penuh pelaksanaan tugas dan fungsi KPU dalam menyelenggarakan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.


Selengkapnya
36

KPU Yalimo Gencarkan Pendidikan Pemilih bagi Pemilih Pemula

Yalimo, Papua Pegunungan — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo terus memperkuat program pendidikan pemilih, khususnya bagi kalangan pemilih pemula, sebagai bagian dari upaya meningkatkan partisipasi dan kualitas demokrasi di wilayah tersebut. Langkah ini sejalan dengan target kinerja KPU Kabupaten Yalimo tahun 2026 yang menetapkan cakupan pendidikan pemilih bagi pemilih pemula, kelompok rentan, dan marjinal mencapai 100 persen. Ketua KPU Kabupaten Yalimo, Sofion Walilo, menegaskan komitmen pihaknya untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda yang baru pertama kali akan menggunakan hak pilihnya. "Kami akan melakukan pendekatan persuasif kepada tokoh politik dan masyarakat. Kami juga akan bekerja sama dengan Bawaslu sebagai pengawas dan pemerintah setempat," ujar Sofion dalam keterangan yang disampaikan setelah pelantikan komisioner KPU Yalimo periode 2023-2028. Pentingnya Pendidikan Pemilih Pemula Pemilih pemula menjadi salah satu kelompok strategis dalam setiap penyelenggaraan pemilihan. Mereka adalah warga yang baru memasuki usia 17 tahun atau yang baru pertama kali menyalurkan hak suara. Dalam konteks Kabupaten Yalimo, data historis menunjukkan jumlah pemilih pemula yang signifikan. Pada Pemilu 2019, KPU Yalimo mencatat sebanyak 1.604 pemilih pemula yang ditambahkan ke dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Ketua KPU Yalimo saat itu, Yehemia Walianggen, menjelaskan bahwa pemilih pemula memiliki ruang khusus dalam proses pendaftaran. "Jadi adik-adik yang masih usia 16 tahun, dan pada saat Pemilu 17 April sudah memasuki usia 17 tahun, ruang mereka masih terbuka untuk datang mendaftarkan ke KPU. Jadi khusus untuk adik-adik kita, dia tidak masuk dalam pemilih tambahan tetapi masuk dalam pemilih pemula," jelasnya. Data Pemilih Terkini Berdasarkan rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2025, KPU Kabupaten Yalimo mencatat total 90.032 pemilih yang terdiri atas 47.721 laki-laki dan 42.311 perempuan, tersebar di 298 desa/kelurahan di lima distrik. Angka ini terus diperbarui secara berkala untuk memastikan seluruh warga yang memenuhi syarat dapat terakomodasi dalam proses pemilihan. Sementara itu, pada Pilkada 2024, DPT Kabupaten Yalimo tercatat sebanyak 88.813 pemilih. Meskipun terdapat dinamika dalam penetapan data pemilih, KPU Yalimo memastikan bahwa proses pemutakhiran data dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat melalui petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih). Program dan Strategi Pendidikan Pemilih KPU Kabupaten Yalimo tidak hanya mengandalkan sosialisasi konvensional. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai program pendidikan pemilih telah dilaksanakan, termasuk audiensi dengan mahasiswa asal Yalimo yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah. Pada November 2023, sejumlah mahasiswa Yalimo yang mengenyam pendidikan di Pulau Jawa menggelar pertemuan dengan komisioner KPU Yalimo yang baru dilantik untuk membahas kesiapan pesta demokrasi tahun 2024. "Kami mahasiswa berharap pada Pemilu besok betul-betul nilai demokrasinya dijamin. Kami mahasiswa juga akan kawal bersama," ujar Matam Wilil, Ketua Koordinator Wilayah Mahasiswa Yalimo se-Jabodetabek dan Batam. Selain itu, KPU Yalimo juga berkomitmen untuk melakukan sosialisasi di distrik-distrik dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. "Kami yang dilantik hari ini kalau kita menghitung sisa waktu normal 90 hari, maka kami diinstruksikan untuk kerja maraton untuk sukseskan Pemilu. Sehingga kami akan ke Papua dan ke Yalimo melakukan langkah-langkah terutama sosialisasi kepada masyarakat dan pembagian Korwil di masing-masing distrik," kata Sofion Walilo. Tantangan dan Harapan Kabupaten Yalimo, yang terletak di Provinsi Papua Pegunungan, menghadapi tantangan geografis dan aksesibilitas dalam pelaksanaan sosialisasi. Dengan lima distrik dan ratusan kampung yang tersebar, jangkauan pendidikan pemilih memerlukan strategi khusus, termasuk pemanfaatan tokoh agama, tokoh adat, dan aparat kampung sebagai agen sosialisasi. Pjs Bupati Yalimo, Hasuka Hisage, dalam sebuah pertemuan koordinasi menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak. "Kepada KPU dan Bawaslu dan TNI/Polri, kita bersama bergandengan tangan untuk menyukseskan jalannya pilkada, dan jangan pernah ada lagi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya. Baca Juga: Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan 1 Tahun 2026 KPU Kabupaten Yalimo Dengan terus digencarkannya pendidikan pemilih, KPU Kabupaten Yalimo berharap para pemilih pemula dapat menjadi pemilih yang cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab dalam setiap proses demokrasi. Pendidikan pemilih bukan sekadar transfer pengetahuan tentang tata cara mencoblos, tetapi juga pembentukan kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam menentukan masa depan daerah dan bangsa.


Selengkapnya
191

Tiga Pegawai KPU Kabupaten Yalimo Jalani Profiling ASN di BKN Jayapura

Jayapura, 11 Agustus 2026 – Sebanyak tiga orang pegawai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo mengikuti kegiatan Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Regional IX Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jayapura, pada Selasa (11/8/2026) pagi. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Plt. Sekjen KPU Nomor 2361/2026 tentang pelaksanaan profiling ASN di lingkungan sekretariat KPU. Ketiga pegawai yang mengikuti asesmen tersebut adalah: Mita Yulia Yesaya Aftok Jitmau Hadi Wiranata Rachman Pelaksanaan profiling berlangsung pada sesi pertama, dimulai pukul 08.00 WIT hingga 11.00 WIT, bertempat di Kantor Regional IX BKN Jayapura. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh BKN. Program Profiling ASN atau yang dikenal dengan Pro ASN merupakan program percepatan penyediaan data potensi dan kompetensi ASN secara terukur dan objektif . Melalui program ini, diharapkan diperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kemampuan, karakteristik, serta potensi pengembangan ASN di lingkungan KPU . Kantor Regional IX BKN Jayapura secara berkelanjutan menyelenggarakan layanan profiling dan assessment bagi instansi pemerintah di wilayah Papua, sebagai bagian dari upaya mewujudkan manajemen ASN yang profesional dan akuntabel . Program ini juga sejalan dengan penguatan sistem merit dan reformasi birokrasi yang terus digalakkan di lingkungan pemerintahan. Baca Juga : KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih Hasil Pemutakhiran Data Semester I 2026, Didominasi Milenial Dengan dilaksanakannya profiling ASN ini, diharapkan KPU Kabupaten Yalimo dapat lebih optimal dalam melakukan pemetaan kompetensi pegawai, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan penyelenggaraan pemilu di tingkat kabupaten.


Selengkapnya
372

KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih Hasil Pemutakhiran Data Semester I 2026, Didominasi Milenial

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI secara resmi menetapkan hasil Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) tingkat nasional untuk Semester I Tahun 2026. Penetapan ini dilakukan dalam Rapat Pleno Terbuka yang dipimpin oleh Ketua KPU Mochammad Afifuddin, di Ruang Sidang Utama Lantai 2 Kantor KPU, Senin (20/7/2026) . Rapat pleno yang berlangsung pada hari ini, Senin 20 Juli 2026, tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Komisioner KPU, yaitu Betty Epsilon Idroos, Idham Holik, August Mellaz, Yulianto Sudrajat, Iffa Rosita, dan Parsadaan Harahap . Dalam sambutannya, Ketua KPU Mochammad Afifuddin menegaskan bahwa pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan merupakan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang wajib dilaksanakan di luar tahapan pemilu untuk menjaga akurasi dan validitas data pemilih. "Kegiatan ini merupakan langkah nyata KPU dalam menjaga hak pilih masyarakat. Kami berkomitmen untuk memastikan data pemilih yang kita miliki selalu mutakhir, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Afifuddin dalam sambutannya . Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, terutama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kemendagri untuk sinkronisasi data kependudukan, serta dengan TNI-Polri dan pemerintah desa/kecamatan untuk pemutakhiran data dinamis. Berdasarkan hasil rekapitulasi yang ditetapkan dalam rapat tersebut, total pemilih nasional tercatat sebanyak 214.354.667 jiwa . Angka ini terdiri dari 212.406.069 pemilih dalam negeri yang tersebar di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, 7.285 kecamatan, dan 83.737 desa/kelurahan, serta 1.948.598 pemilih luar negeri yang terdaftar melalui 131 Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN). Anggota KPU sekaligus Ketua Divisi Data dan Informasi, Betty Epsilon Idroos, memaparkan komposisi pemilih yang hampir seimbang antara perempuan dan laki-laki. Jumlah pemilih perempuan mencapai 107.499.647 jiwa (50,15 persen), sementara pemilih laki-laki berjumlah 106.855.020 jiwa (49,85 persen) . Dibandingkan dengan data PDPB Semester II Tahun 2025, terjadi peningkatan jumlah pemilih sebesar 1,17 persen. Dilihat dari komposisi generasi, pemilih didominasi oleh generasi Milenial sebanyak 68.873.953 jiwa atau 32,13 persen dari total pemilih nasional . Disusul oleh generasi X dengan 27,13 persen dan generasi Z dengan 24,56 persen . Sementara itu, pemilih dari kalangan disabilitas tercatat sebanyak 963.050 jiwa atau 0,45 persen dari total pemilih, dengan mayoritas adalah penyandang disabilitas fisik yang mencapai 366.951 jiwa (38,10 persen). Betty juga merinci bahwa Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak yaitu mencapai 37.759.992 jiwa, disusul oleh Jawa Timur (32.503.002 jiwa) dan Jawa Tengah (29.332.029 jiwa) . Sementara itu, Papua Selatan menjadi provinsi dengan jumlah pemilih paling sedikit yaitu 387.710 jiwa. Baca Juga: KPU Tetapkan Rekapitulasi Data Pemilih Nasional Semester I 2026 melalui Keputusan Nomor 264 Tahun 2026 Dengan ditetapkannya data ini, KPU memastikan bahwa data pemilih yang akurat dan mutakhir menjadi fondasi penting bagi penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan inklusif ke depan.


Selengkapnya
🔊 Putar Suara